Pertegas Komitmen Pembinaan Kemandirian, Lapas Tanjungpandan Panen 52 Kg Terong

Pertegas Komitmen Pembinaan Kemandirian, Lapas Tanjungpandan Panen 52 Kg Terong

15-04-2026 Lapas Kelas IIB Tanjungpandan 4
Dengarkan Berita

Belitung — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui kegiatan pembinaan kemandirian dengan panen 52 Kg terong berkualitas unggul di lahan terbatas dalam area Lapas, Selasa (15/4).

Kegiatan ini melibatkan langsung warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Meski dilakukan di lahan terbatas, hasil panen terong yang diperoleh menunjukkan kualitas yang baik dan layak konsumsi, sekaligus menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang berkelanjutan.

Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga membangun kemandirian warga binaan guna pemenuhan kebutuhan pangan mandiri serta kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor jasa pemasyarakatan..

“Melalui kegiatan ini, kami pertegas komitmen Lapas dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pembinaan kemandirian warga binaan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal positif saat mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Royhan.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Tanjungpandan, Riski menjelaskan bahwa proses budidaya terong dilakukan secara bertahap mulai dari pengolahan lahan, penyemaian bibit, perawatan intensif, hingga masa panen.

“Seluruh proses kami lakukan dengan melibatkan warga binaan secara aktif, mulai dari persiapan media tanam, penyemaian bibit unggul, pemupukan, hingga pengendalian hama. Dengan perawatan yang konsisten, hasil panen yang diperoleh cukup optimal meskipun dengan keterbatasan lahan,” jelasnya.

Salah satu warga binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, berinisial RK, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari program pembinaan kemandirian ini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya. Saya belajar bagaimana cara menanam hingga merawat tanaman dengan baik. Harapannya, ilmu ini bisa saya gunakan nanti setelah bebas untuk memulai usaha sendiri,” ungkap RK.

Kegiatan panen terong ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi pembinaan berbasis kemandirian di Lapas Tanjungpandan, sekaligus memperkuat upaya pembinaan yang produktif dan berdaya guna bagi warga binaan.

Kontributor Berita : Lapas Tanjungpandan

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Sering Dikunjungi

Loading... Loading...