Sinergi Lapas Pangkalpinang dan Dinkes, Warga Binaan Rutin Periksa Kesehatan

Sinergi Lapas Pangkalpinang dan Dinkes, Warga Binaan Rutin Periksa Kesehatan

06-05-2026 Humas Kanwil 5
Dengarkan Berita

Pangkalpinang, INFO_PAS Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus memperkuat pemenuhan hak dasar kesehatan Warga Binaan melalui layanan periksa kesehatan yang rutin digelar di Klinik Pratama Lapas Pangkalpinang, Rabu (6/5). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Lapas Pangkalpinang dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinkes Kota Pangkalpinang, serta Puskesmas Gerunggang.

Kali ini, Sebanyak 40 Warga Binaan mengikuti layanan kesehatan yang meliputi mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) pemeriksaan Human Immunodeficiency Virus (HIV), Hepatitis B, Hepatitis C, sifilis, skrining Tuberkulosis (TB) melalui pemeriksaan dahak, serta penyuluhan kesehatan.

Penanggung Jawab Klinik Pratama Lapas Pangkalpinang, dr. Nanda Farah Dina, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen dalam menjamin hak kesehatan Warga Binaan sekaligus upaya deteksi dini penyakit menular di dalam Lapas yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. 

“Ini menjadi prioritas kami, kami melakukan deteksi dini agar penyakit dapat diketahui lebih cepat dan segera ditangani, sekaligus sebagai langkah pencegahan penularan di lingkungan Lapas Pangkalpinang,” tegas dr. Nanda.

Sementara itu, dr. Rifadhona dari Puskesmas Gerunggang menjelaskan bahwa HIV/AIDS, Infeksi Menular Seksual (IMS), dan TBC masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diwaspadai.

“HIV/AIDS dapat menular melalui hubungan seksual tidak aman, penggunaan jarum suntik secara bersama, transfusi darah yang terkontaminasi, serta dari ibu ke bayi,” ungkap dr. Rifadhona

dr. Rifadhona menambahkan, HIV tidak menular melalui sentuhan, makanan, maupun udara, sementara IMS sering tanpa gejala dan TBC paru menular melalui udara dengan gejala batuk lebih dari dua minggu, demam, dan penurunan berat badan.

“Penting bagi kita untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan alat pelindung diri, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya pencegahan,” pesan dr. Rifadhona

Warga Binaan berinisial M yang mengikuti kegiatan mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan ini. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan. 

“Kami merasa diperhatikan dengan adanya pemeriksaan rutin ini. Selain bisa mengetahui kondisi kesehatan, kami juga mendapat pengetahuan baru tentang cara mencegah penyakit. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pangkalpinang berharap sinergi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas terus diperkuat guna meningkatkan layanan kesehatan dan kesadaran Warga Binaan serta pengendalian penyakit menular. (kp)

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Sering Dikunjungi

Loading... Loading...