Dorong Tertib Administrasi, Lapas Terima Monev Kanwil
Dengarkan BeritaPangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), kearsipan, serta pemanfaatan aplikasi SRIKANDI, Rabu (15/04).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian guna memastikan tertib administrasi serta optimalisasi pengelolaan BMN dan sistem kearsipan di lingkungan Lapas. Tim monev melakukan peninjauan langsung terhadap pengelolaan BMN, termasuk tindak lanjut penetapan status penggunaan, kesiapan usulan RKBMN, serta pengelolaan barang rusak yang akan diproses penghapusannya sesuai ketentuan.
Berdasarkan hasil monitoring, pengelolaan BMN di Lapas Narkotika Pangkalpinang secara umum telah berjalan dengan baik, termasuk tindak lanjut penginputan Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui sistem yang tersedia. Namun demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, di antaranya optimalisasi pemanfaatan BMN berupa sewa yang belum sepenuhnya ditindaklanjuti dalam aplikasi SIMAN, serta percepatan proses transfer barang BMN seperti laptop dan HT.
Dalam aspek kearsipan, Lapas Narkotika Pangkalpinang telah memanfaatkan aplikasi SRIKANDI sebagai sarana administrasi persuratan. Meski demikian, pengelolaan arsip dinamis masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam penataan arsip aktif dan pengelolaan record center agar lebih tertib dan sistematis.
Selain itu, diperlukan peningkatan pemahaman dan kepatuhan terhadap regulasi di bidang persuratan. Upaya pemusnahan arsip juga telah diusulkan kepada instansi terkait dan saat ini masih menunggu persetujuan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan internal serta meningkatkan kualitas tata kelola administrasi, khususnya dalam pengelolaan BMN, kearsipan, dan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan Lapas Narkotika Pangkalpinang.