Jaga Dapur Laik Hygine , Lapas Tanjungpandan Gandeng Labkesda Belitung Uji Sampel Dapur Sehat bersertifikasi
Dengarkan Berita
Belitung — Komitmen menghadirkan layanan konsumsi yang sehat, aman, dan memenuhi standar kesehatan bagi Warga Binaan terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan. Salah satunya melalui kegiatan pengambilan sampel makanan dan air bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung yang digelar di Dapur Sehat Lapas Tanjungpandan, Rabu (13/5).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan Lapas Tanjungpandan terkait perpanjangan sertifikasi laik hygiene Dapur Sehat Lapas Tanjungpandan sebagai bentuk pemenuhan standar pelayanan makanan bagi Warga Binaan.
Sebanyak 4 orang petugas dari UPT Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung hadir dalam kegiatan tersebut. Tim inspeksi yang dipimpin oleh dr. Felix Kaplan Pardede langsung melakukan serangkaian pemeriksaan berupa pengambilan sampel air dan makanan, serta Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) pada area dapur, sarana pengolahan makanan, sanitasi, hingga sistem pendukung kebersihan lingkungan.
Kepala Lapas Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Lapas dalam memastikan kualitas makanan yang dikonsumsi Warga Binaan selalu memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.
“Pemenuhan hak dasar Warga Binaan, termasuk mendapatkan makanan yang sehat, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi merupakan prioritas kami. Melalui kegiatan pengambilan sampel dan inspeksi kesehatan lingkungan ini, kami ingin memastikan seluruh proses pengolahan makanan di Dapur Sehat Lapas Tanjungpandan berjalan sesuai standar hygiene dan sanitasi yang berlaku, sekaligus sebagai upaya memperpanjang sertifikasi laik hygiene yang telah kami miliki,” ujar Royhan.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Perawatan Narapidana/Anak Didik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungpandan, Zuherramsyah menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pengawasan terhadap kualitas bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan kepada Warga Binaan.
“Selama ini kami terus menjaga standar operasional di Dapur Sehat, mulai dari pemilihan bahan baku, proses penyimpanan, pengolahan, hingga penyajian makanan. Kehadiran tim Labkesda hari ini menjadi bagian penting dalam evaluasi sekaligus penguatan kualitas layanan makanan agar tetap memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan,” jelasnya.
Ketua Tim Pengambilan Sampel UPT Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, dr. Felix Kaplan Pardede, menegaskan bahwa proses pengujian sampel merupakan tahapan wajib dalam penerbitan maupun perpanjangan sertifikat laik hygiene.
“Pengambilan sampel air, makanan, serta pelaksanaan Inspeksi Kesehatan Lingkungan merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam proses penerbitan maupun perpanjangan sertifikat laik hygiene. Dari hasil pemeriksaan lapangan, kami melihat pengelolaan dapur di Lapas Tanjungpandan sudah berjalan dengan baik, dan selanjutnya sampel yang kami ambil akan melalui proses uji laboratorium untuk memastikan seluruh parameter kesehatan terpenuhi,” terang dr. Felix.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Tanjungpandan berharap sertifikasi laik hygiene Dapur Sehat dapat kembali diperpanjang, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen dalam memberikan pelayanan prima, khususnya pemenuhan hak dasar Warga Binaan melalui penyediaan makanan yang sehat, higienis, dan berkualitas.
Kontributor Berita : Humas Lapas TanjungpandanTanjungpandan